22 Oktober 2013
Lirik lagu 3 beruang
3 Bear, Korean ver
kom sema-ri-ga
han chi-be-yi-so
appa gom
omma gom
ae-gi gom
appa gommun tung-tung-hae
omma gommun nal-shin-hae
ae-gi gommun na bul-gwi-yo-wo
hishuk hishuk cha-rhan-da
*****
3 Beruang Indonesian Ver.
tiga beruang di dalam rumah
ayahnya
ibunya
anaknya
ayah beruang besar
ibu beruang sedang
anak beruang kecil-kecil
lucu-lucu
hebat!!
kom sema-ri-ga
han chi-be-yi-so
appa gom
omma gom
ae-gi gom
appa gommun tung-tung-hae
omma gommun nal-shin-hae
ae-gi gommun na bul-gwi-yo-wo
hishuk hishuk cha-rhan-da
*****
3 Beruang Indonesian Ver.
tiga beruang di dalam rumah
ayahnya
ibunya
anaknya
ayah beruang besar
ibu beruang sedang
anak beruang kecil-kecil
lucu-lucu
hebat!!
Triangle of Love
Triangle
of Love
Author : Dennis AlfianaMain Cast : Park Hyera (OC)
Cho Kyuhyun
Genre : Sad Romnce, Hurt, AU
Rating : PG-15
Lenght : Ficlet
∆∆∆
Saat cinta
datang dan pergi dengan sendirinya, di saat itu pula kita harus menerima
konsekuensi yang ada. Cinta itu bisa datang di saat yang tidak tepat, bahkan
ketika ia sudah memilih kekasih hatinya. Salahkah cinta yang seperti itu?
Salahkah aku mencintainya walau ia memiliki kekasih? Mungkin ini adalah takdir
yang harus aku jalani tanpa tau akhirnya.
Semakin ku pendam
rasa ini, semakin bergejolak ingin ku ungkapkan padamu. Semakin ku coba untuk
melupakanmu, semakin besar cintaku padamu. Aku tak menyalahkanmu, tapi aku
menyalahkan diriku sendiri yang terus berharap ia melepasmu walaupun itu tak
mungkin. Karena aku yakin dia sangat mencintaimu, begitu pula denganmu.
Cho Kyuhyun,
itulah nama yang terus berkutat di dalam otakku, dan aku tak pernah tau kapan
datangnya perasaan itu, dan aku juga tidak pernah tau bagaimana cara menghapus
namamu dari dalam fikiranku. Ini semua membuatku gila, membuatku sakit, dan
membuatku tak berdaya saat aku sadar kau telah dimilikinya. Lee Taeri. Itulah
nama gadismu.
Kau begitu baik
padaku. Aku tau kau hanya menganggapku teman dalam hidupmu. Teman yang akan
selalu ada untukmu, teman yang selalu membantumu disaat kau sulit. Tapi kau tak pernah tau bagaimana perasaanku
padamu jika kau bersamaku, dan maafkan aku. Akulah yang salah, karena aku telah
salah mengartikan kebaikanmu padaku. Maafkanlah aku, Cho Kyuhyun...
∆∆∆
“Hyera-yaaa.” Itu
suaramu, suara yang selalu ku rindukan, suara yang tak pernah ku abaikan.
“Ada apa?”
“Ayolah kau ikut denganku. Akan ku kenalkan kau pada
teman-temanku, dan ku pastikan kau segera melupakan pria yang telah
menyakitimu.” Yaa, sudah ku duga kau akan
bicara hal ini Kyu.
“Tidak! Aku tak mau.”
“Kenapa? Sekali saja, ku mohon.”
‘Karena kau
adalah satu-satunya yang membuatku sakit, dan kaulah satu-satunya orang yng ku
mau’
“Hyera-yaaa, kenapa kau diam saja? Ayolah,
ikut denganku. Sekalian kau berkenalan langsung dengan Taeri-ku.”
“TIDAK!”
“Kau sombong sekali, Park Hyera.”
“Terserah kau mau bilang apa.”
“Baiklah, aku minta maaf telah memaksamu. Annyeong.”
Aku tak pernah
marah padamu, tapi aku marah pada diriku sendiri. Betapa bodohnya aku yang
selalu menunggu hal yang tak pasti, bahkan tak bisa ku gapai. Menginginkan
suatu hal yang kosong, tak berguna, dan hampa. Tak bisa menjadi sesuatu yang
kau inginkan.
Aku lah
satu-satunya teman terbodoh yang kau miliki, jika kau tau hal ini kau pasti
akan menertawakan kebodohan-kebodohanku. Tertawalah sesuka hatimu jika itu
membuatmu bahagia. Aku rela. Aku tak akan pernah membalasnya. Percayalah itu...
∆∆∆
“Hyera-yaaa!”
Suara itu lagi, tapi seperti ada suara
mesin motor miliknya juga. Mungkin dia ingin pulang, lagi pula jadwal kita
memang sama.
“Ada apa,
Kyu?”
“Kau ku
antar pulang ya, sebagai permintaan maafku yang telah memaksamu.”
“Tak
perlu Kyu, aku sudah memaafkanmu.”
“Sudahlah,
kau naik saja.”
“Baiklah,
jika itu mau mu.”
Aku juga wanita munafik yang kau kenal,
Kyu. Aku tak akan bisa menolak untuk pergi bersamamu. Hanya bersamamu, Kyu.
Walau hanya mengantarku pulang, tapi aku sudah sangat bahagia, Kyu. Cinta ini
sudah sangat sulit ku buang.
Tak pernahkah kau merasakan apa yang ku
rasakan? Dapatkah kau menunggu untuk waktu yang sangat lama? Aku sudah sangat
sabar, menunggu dan terus menunggumu. Tetapi, kesengsaraanlah yang selalu ku
dapatkan. Apakah ini sebuah karena telah mencintaimu, Kyu? Mencintai seseorang
yang telah dimiliki...
∆∆∆
“Terimakasih Kyu, sudah mengantarku pulang.”
“Tak perlu berterimakasih, inilah gunanya teman kan?”
“Iya, kau benar. Kau mau mampir dulu, Kyu?
“Aku ingin, tapi maaf aku harus menjemput Taeri. Lain
waktu tak apa kan? Maafkan aku, Hyera.”
“Tidak apa-apa. Jemputlah dia, Kyu. Jangan membuat
dia menunggu terlalu lama.”
Lagi-lagi aku
menjadi wanita munafik, Kyu. Tersenyum padamu walaupun hati ini tak dapat
tersenyum mendengar kau berkata seperti itu. Maafkanlah aku yang seperti ini.
Aku tak tau harus bagaimana, sungguh.
Aku melakukan ini
semua agar kau tak menjauhi ku, egois memang. Tapi inilah aku, wanita bodoh,
munafik, bahkan egois. Kau pasti akan muak jika melihat sisi lain ku. Karena
yang kau lihat selama ini hanyalah kebohongan yang telah ku buat.
∆∆∆
“Yak!
Hyera! Lihatlah, itu Cho Kyuhyun!”
“Lalu?”
“Dia menggandeng seorang wanita. Dia seperti Lee
Taeri, sunbae ku saat SMA. OMO! Kyuhyun berpacaran dengan nuna nuna?”
“Ish, diamlah kau Lee Hyukjae! Memangnya kenapa jika
dia berpacaran dengan wanita yang lebih tua?”
“Tidak, aku hanya kagum pada Kyuhyun, dia pintar
sekali memilih wanita. Cantik dan seksi.”
“Jauhkan pikiran kotormu itu, Hyukjae!!! Kita berada
di kampus sekarang!”
“Mwo? Yak! Hyera! Kenapa kau lari, eoh?”
Aku memang
senang melihatmu bahagia bersamanya, tapi tak bisa dipungkiri bahwa hatiku
menangis. Ingin rasanya aku berteriak, melepaskan perasaan yang tak pantas
untuk disimpan bahkan di ungkapkan. Tapi itu sangat sulit.
Biarkanlah aku
menjauh darimu tanpa harus mencoba memisahkan kalian. Aku memang wanita egois,
tapi aku bukanlah wanita kejam. Memisahkan sepasang kekasih yang saling
mencintai.
Walaupun begitu,
aku masih terus berharap agar Tuhan memisahkan kalian, cepat atau lambat. Agar
aku dapat memilikimu selamanya. Karena aku mencintaimu tanpa melihat kelebihan
yang kau miliki. Tapi aku mencintaimu apa adanya. Sarangheo, Cho Kyuhyun...
-END-
Langganan:
Postingan (Atom)




















.jpg)











